Memuat…

Japanese farm minister resigns because of some controversial statements...in the middle of rice crisis.
Ngomongin momen blunder pejabat publik, mungkin sebagian warga Indonesia enggak asing lagi, yah. Abis blunder, boro-boro minta maaf, biasanya lanjut lagi ajatuh kerja. Tapiii, ini ga terjadi di Jepang, guys. Karena kalo di sana baru terjadi, Menteri Pertaniannya langsung mengundurkan diri setelah statement that he call it joke dikritik dan dikecam sama publik.
Tell me about it.
Okay, jadi kejadian keserimpet lidah ini dilakukan oleh Menteri Pertanian Jepang, namanya Taku Eto pada Hari Minggu (18/5) lalu. Pada kesempatan penggalangan dana politik itu, di hadapan pendukungnya Eto bragging bahwa dia enggak pernah harus beli beras karena para pendukungnya sering ngasih doi beras sebagai hadiah. Lebih jauh, Eto juga bilang bahwa doi bahkan punya cukup banyak beras sampai bisa dijual lagi. The problem is, doi guyon begitu pas masyarakat lagi kesulitan menghadapi harga beras yang naik signifikan. Ya, jelas aja publik Jepang pada marah karena menterinya dianggap tone deaf.